Rabu, 09 November 2022

 

SOAL LOMBA SISWA BERPRESTASI SD DAN KUNCI JAWABAN LENGKAP TINGKAT KECAMATAN

(BAHASA INDONESIA)
Oleh : Dwi Sutrisniwati, S.Pd.SD, SDN Sugihan 03 Kec. Bendosari


Seleksi Siswa Berprestasi adalah salah satu lomba yang dilaksanakan setiap tahunnya. Lomba Siswa Berprestasi sering disebut juga Lomba Sispres. Lomba ini salah satu perlombaan yang sangat bergengsi, peserta didik diukur capaian kompetensi akademiknya dari 5 mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan PKn.
Berikut ini soal siswa berprestasi SD tahun 2022 dan kunci jawaban lengkap buat lomba tingkat kecamatan ada Matematika IPS IPA Bahasa Indonesia dan PKn. Sekalipun sudah ada kunci jawaban semacam ini, tentu akan lebih baik lagi jika para siswa terlebih dahulu mencoba untuk mengerjakannya. Adanya kunci jawaban ini diharapkan bisa menjadi sebuah referensi atau bahan evaluasi dalam proses belajar mengajar.

Berikut contoh soal siswa berprestasi SD 2021 dan kunci jawaban latihan lomba 2022 Bahasa Indonesia.

Selamat berlatih.

Berilah tanda silang pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling benar!
  1. Di bawah ini yang termasuk judul karangan nonfiksi adalah ....

  1. Si Dewa dan Si Dewi

  2. Hadiah dari Ibu Peri. 

  3. Belajar itu Penting

  4. Si Kancil dan Buaya


  1. Bacalah!

Bunga yang indah mekar di taman

Angin semilir sejukkan suasana

Rizki melimpah tetap ingat Tuhan

Agar tak tergelincir ke limbah nista

Jenis pantun di atas adalah ....

  1. nasihat

  2. adat

  3. agama

  4. jenaka


  1. Kalimat di bawah ini yang mempunyai makna konotasi adalah ...

  1. Aku diundang Reza makan di rumahnya.

  2. Sebelum minum obat, sebaiknya makan nasi dulu.

  3. Pembangunan jembatan itu makan biaya banyak.

  4. Rahmah dan Tia makan sayuran kesukaannya.


  1. Kalimat penutup surat di bawah ini yang tepat adalah ...

  1. Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas perhatian saudara..

  2. Kami mengucapkan beribu terima kasih atas perhatian saudara.

  3. Atas perhatian saudara diucapkan beribu terima kasih.

  4. Atas perhatian saudara kami ucapkan banyak terima kasih.


  1. Di bawah ini merupakan kalimat pembuka dalam bertelepon.

  1. Halo, siapa yang ada di situ?

  2. Bicara dengan siapa ini?

  3. Oke, sampai nanti.

  4. Selamat sore!


  1. Setiap sore Rinto selalu pergi membawa raket.

Rinto ingin sekali seperti Susi Susanti.

Makna yang tersirat dari kalimat tersebut yaitu....

  1. Rinto menyukai permainan golf

  2. Rinto senang bermain bulutangkis

  3. Rinto senang bermain pingpong

  4. Rinto menyukai permainan kasti


  1. Bacalah!

Kala mentari menyengat kulit

Kau kayuh sepeda tuamu

Lapar dahaga kau rasakan

Dan tak kau hiraukan  nian

Demi secarik surat tersampaikan


Tokoh yang dimaksud dalam penggalan puisi di atas adalah....

  1. tukang pos

  2. kepala sekolah

  3. sekretaris

  4. pustakawan


  1. Kalimat di bawah ini yang menggunakan ungkapan adalah ...

a,  Hati-hati dengan kaki tangan musuh itu.

b. Kedua tangannya tidak bisa digerakkan.

c. Tangan kanan Pak Andrew berdarah.

d. Dijinjingnya tas itu menggunakan tangan kiri.


  1. Tidur beralaskan tikar bagiku sudah biasa.

Imbuhan ber-kan pada kata bercetak tebal berfungsi membentuk ....

  1. kata benda

  2. kata kerja

  3. kata ganti

  4. kata sifat 


  1. Jika kita menerima telepon dari seseorang, yang perlu kita ingat adalah ....

  1. siapa nama penelepon, kapan ia menelepon, siapa yang menerima telepon

  2. siapa nama penelepon, kapan ia menelepon, dari mana ia menelepon

  3. siapa nama penelepon, kapan ia menelepon, apa pesan yang  ia sampaikan

  4. siapa nama penelepon, dari mana dan di mana ia menelepon, apa pesannya


  1. Penggunaan tanda titik dua  ( : ) yang benar terdapat pada kalimat ...

  1. Ibu membeli: wortel, sawi, dan brokoli.

  2. Amir membawa: tas, rautan, dan karet penghapus.

  3. Ibu membawa buah-buahan: sirsak, jambu, dan ace.

  4. Doni membaca: buku cerita, majalahl, dan kamus.


  1. Kalimat berikut yang mengandung kata depan adalah ...

  1. Kehidupan nelayan itu masih memprihatinkan.

  2. Sepeda adik sedang diperbaiki paman.

  3. Paman membaca koran Suara Merdeka.

  4. Nanti sore Dony dan Johan pergi ke Solo.


13. Orang menemukan roda pertama kali sekitar enam ribu tahun yang silam
Waktu itu, roda terbuat dari tanah liat dan tembaga. Bentuknya bermacam-
macam, ada yang seperti cakram, dan ada pula yang besar dan lebar. Dalam
perkembangannya, roda mulai terbuat dari papan.
Kalimat utama paragraf di atas terdapat pada kalimat ke .....
  1. 1

  2. 2

  3. 3

  4. 4


  1. Di bawah ini konfiks ber-an yang menyatakan jamak adalah ....

  1. berpandangan

  2. bertaburan

  3. bersalaman

  4. bertabrakan


  1. Kalau begitu nanti jika Paman atau Bibi sudah pulang, tolong sampaikan

bahwa sekarang Aji dan teman-teman sedang belajar kelompok di rumah

Prima. Jadi nanti pulangnya sore sekitar pukul 17.15 WIB. Kalau bisa,

nanti Aji tolong dijemput pakai mobil, Kak., biar Aji dan teman-teman

bisa pulang bersama-sama.


Isi pesan yang terdapat dalam paragraf di atas adalah ...

  1. Prima akan pulang pukul 17.15. WIB.

  2. Aji minta dijemput pukul 17.15 WIB.

  3. Paman dan Bibi akan menjemput Aji.

  4. Prima belajar kelompok di rumah Aji.


  1. Di desa Pangkal Raya terdapat lumbung desa. Lumbung desa tersebut

menjadi milik bersama. Setiap panen, petani menyumbangkan sebagian

hasil padinya. Padi tersebut disimpan dalam lumbung desa. Padi itu

dibagi-bagikan apabila hasil sawah berkurang.


Gagasan utama paragraf di atas adalah ....

  1. Padi disimpan di lumbung desa.

  2. Semua petani harus menyumbangkan padinya.

  3. Padi dibagikan pada saat hasil sawah berkurang.

  4. Di desa terdapat lumbung desa


  1. Bacalah percakapan berikut!

Nani: “Bu, Nani mau pergi.”

Ibu  : “Pergi ke mana?”

Nani: “Ke rumah Mia, Bu! Hari ini kami akan membuat prakarya,”

Ibu   :”Baiklah!”


Kesimpulan percakapan di atas adalah ....

  1. Nani minta izin kepada Ibu untuk mengerjakan prakarya.

  2. Ibu menyarankan Nani Untuk mengerjakan prakarya.

  3. Mia minta izin kepada Nani untuk mengerjakan prakarya.

  4. Ibu mengajak Mia mengerjakan prakarya Nani.


  1. Di dalam ruangan terkadang perlu dipasang kipas angin supaya udara  

kotor keluar dan berganti dengan udara bersih. Udara kotor adalah udara

yang banyak mengandung karbondioksida atau sisa pembakaran.

Udara bersih adalah udara yang banyak mengandung oksigen.


Pesan yang ingin disampaikan dari bacaan di atas yaitu....

  1. Udara mengandung oksigen

  2. Kipas sangat diperlukan manusia

  3. Karbondioksida harus dibuang

  4. Di ruangan perlu dipasang kipas 


  1. Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini!

(1). Usaha mengatasi pencemaran udara.

(2). Penyebab pencemaran udara.

(3). Pencemaran udara di kota besar sangat terasa.

(4). Udara sudah tidak bersih lagi.


Urutan kerangka karangan di atas supaya  tepat adalah ....

  1. (1), (4). (2), (3)

  2. (2), (3), (1), (4)

  3. (3), (4), (2), (1)

  4. (4), (3), (1), (2)


  1. Bacalah!

Dinda...

Hari ini tidak hujan

Cuaca panas sekali

Debu beterbangan

Di sana-sini


Seting waktu dari cuplikan puisi di atas yaitu ....

  1. malam

  2. pagi

  3. siang

  4. sore


  1. Masyarakat desa Makmur Raya melaksanakan jaga malam secara bergantian.

Sinonim kata bercetak tebal adalah ....

  1. bersamaan

  2. berbalasan

  3. bersahutan

  4. bergiliran


  1. Narasumber yang sesuai untuk wawancara masalah ketertiban lalu lintas adalah ....

  1. satpam

  2. hansip

  3. polisi

  4. satgas


  1. Tokoh yang kehadirannya selalu menentang dan memusuhi tokoh utama dalam

cerita disebut tokoh ....
  1. tritagonis

  2. antagonis

  3. protagonis

  4. supragonis


  1. Penggunaan huruf kapital yang benar terdapat pada kalimat ...

  1. Pada Hari Minggu kami berwisata ke Candi Borobudur..

  2. Susi sangat menyukai minuman yang  menggunakan gula Jawa..

  3. Produk tekstil dari Sukoharjo berhasil menembus pasaran Asia

  4. Peresmian gedung pertemuan itu dihadiri oleh gubernur. 


  1. Diberitahukan kepada seluruh siswa kelas IV, V, dan VI bahwa untuk

memperingati Hari Pahlawan, maka besok pada hari Minggu,
5 November 2017 wajib mengikuti upacara bendera di Alun-alun
Satya Negara. Seragam yang digunakan siswa adalah putih-merah.
Siswa diharapkan sudah siap di alun-alun selambat-lambatnya
pukul 07.30 WIB.

Pengumuman tersebut ditujukan kepada ....
  1. siswa kelas IV, V dan VI

  2. seluruh siswa

  3. siswa dan guru

  4. petugas upacara


  1. Suatu hari Ratna pulang dari rumah Reza naik sepeda. Karena akan turun

hujan. Ratna naik  sepeda dengan kencang supaya cepat sampai di rumah.

Pada saat Ratna berusaha menyalip di pertigaan, tanpa diduga ada sepeda

motor dari arah berlawanan. Karena sama-sama tidak tahu, tabrakanpun

tak dapat dihindari. Ratna dan pengendara sepeda motor terkapar

di tengah jalan.


Tema paragraf di atas adalah …

a..takut kehujanan

b..terjadi tabrakan

c..Ratna terkapar

d..Reza tabrakan


27. Bibi Atik membeli sepatu untuk anak asuhnya.

Kalimat pertanyaan yang tepat untuk jawaban di atas adalah ….

  1. Siapa yang membeli sepatu untuk anak asuh ?

  2. Mengapa Bibi Atik membeli sepatu untuk anak asuh ?

  3. Berapa Bibi Atik membeli sepatu untuk anak asuh ?

  4. Di mana Bibi Atik membeli sepatu untuk anak asuh ?

28. Pada Hari Minggu tanggal 4 November 2018 siswa kelas V SD Mekar  

Maju berkunjung ke perusahaan keripik singkong. Alamat perusahaan

di Kota Makmur. Mereka  mengadakan pengamatan mengenai

proses pembuatan keripik singkong.


Topik laporan di atas yaitu ….

a. Proses penjualan keripik singkong

b. Proses pembuatan keripik singkong

c. Berkunjung ke perusahaan keripik singkong

d. Berkunjung ke penjualan keripik singkong


29. Di tengah pertemuan itu Rudi membentak-bentak, semua orang yang datang

merasa takut. Kekalahan team bola volley mereka menyulut kemarahan

Rudi, apalagi yang mengalahkan adalah team yang ia benci. Tiba-tiba

Amin berkata “ Kekalahan ini kita jadikan tangga menuju keberhasilan.

Mari semangat lagi untuk berlatih, bersatu menuju kesuksesan.”


Perbedaan watak tokoh dalam cerita tersebut yaitu …

  1. sombong dan penyabar

  2. keras kepala dan penolong

  3. pembangkang dan rendah hati

  4. pemarah dan bijaksana


30. ....

   Aku sangat sayang padamu

   Aku menjadi pintar karena membacamu

   Di dalammu terdapat berbagai macam ilmu

   Sungguh malang nasibmu jika tak dibaca

   Ilmu di dalammu terbuang sia-sia

   Di jalan-jalan engkau tergeletak

   Menjadi bahan obralan

   Jika tak laku

   Nasibmu akan bertambah malang


  Judul yang tepat untuk penggalan puisi di atas adalah …

  1. Buku

  2. Ilmu

  3. Teman

  4. Pedagang




KUNCI JAWAB BHS. IND


  1. C 11. C 21. D

  2. A 12. D 22. C

  3. C 13. A 23. B

  4. D 14. B 24. C

  5. D 15. B 25. A

  6. B 16. D 26. B

  7. A 17. A 27. A

  8. A 18. D 28. C

  9. B 19. C 29. D

  10. C 20. C 30. A

Kamis, 18 Agustus 2022

 

Macam-macam Kutipan dan Cara Menulisnya

Dwi Sutrisniwati



Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang cukup sering dianggap remeh oleh pelajar di bangku sekolah. Sebagai bahasa ibu, banyak pelajar menganggap bahwa dirinya sudah menguasai bahasa yang sudah sering mereka gunakan sejak mereka bisa berbicara.

Namun, pada kenyataannya, masih banyak dari mereka yang mengalami kesalahan ketika menulis bahasa Indonesia atau berbicara. Hal ini bisa jadi diakibatkan karena mereka tidak menganggap pelajaran Bahasa Indonesia dengan serius, menyebabkan terjadinya kesalahan yang tidak perlu.

Mengenal Kutipan Langsung dan Kutipan Tidak Langsung

Salah satu kesalahan yang bisa ditemukan, kali ini dalam menulis teks laporan ilmiah, adalah ketika mereka menulis kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Padahal, cara menulis kutipan langsung dan kutipan tidak langsung tidak begitu sulit untuk dipahami, lho.

Sebelum mempelajari tata cara menulis kutipan langsung dan kutipan tidak langsung untuk teks ilmiah, ada baiknya Grameds mengenal dan memahami terlebih dulu kedua jenis bentuk penulisan tersebut. Berikut penjelasannya.

Kutipan Langsung

Kutipan langsung adalah bentuk kutipan yang menyalin langsung dari sumber teks asli, tanpa melakukan perubahan apapun dalam penulisannya. Ketika menulis kutipan langsung, Grameds juga perlu mencantumkan sumber asal kutipan, yang biasanya dicantumkan di awal atau akhir kalimat.

Selain itu, kutipan langsung juga memiliki 2 jenis, yaitu kutipan langsung panjang dan kutipan langsung pendek. Kutipan langsung panjang berisikan 40 kata atau lebih, dan bisa memakan 3 baris dari satu paragraf. Sementara kutipan langsung pendek memiliki jumlah kata di bawah 40, dan jumlah barisnya tidak mencapai 3 baris.

Kutipan Tidak Langsung

Berlawanan dengan kutipan langsung, kutipan tidak langsung adalah jenis kutipan di mana Grameds diizinkan untuk mengubah isi dari kutipan, tanpa menghilangkan esensi serta maksud dari kutipan terkait. Grameds juga tentunya juga wajib mencantumkan sumber asal kutipan.

Terdapat 2 pilihan ketika menulis kutipan tidak langsung. Yang pertama adalah dengan melakukan parafrase dari kutipan, yaitu mengganti sejumlah kata dan kalimat tanpa mengubah makna kutipan. Cara kedua adalah dengan merangkum, meringkas, dan menyimpulkan isi dari kutipan.

Cara Menulis Kutipan Langsung dan Tidak Langsung

Jika Grameds sudah memahami apa itu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung, kita bisa masuk ke pembahasan langkah-langkah serta cara menulis kutipan langsung dan tidak langsung.

Cara menulis kutipan langsung dan tidak langsung tidak sulit, kok. Namun, tetap ada sejumlah hal yang wajib diperhatikan, mulai dari format penulisan serta cara mengutip. Berikut dasar-dasar yang wajib disimak untuk menulis kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.

Pengambilan Sumber

Pada umumnya, sumber-sumber kutipan diambil dari jurnal ilmiah, buku, atau karya ilmiah lainnya. Meskipun begitu, Grameds juga bisa menyadur dari website di internet, dengan catatan website tersebut menyajikan fakta yang bisa divalidasi bukti kebenarannya.

Dasar-dasar Penulisan Kutipan

Selain itu, terdapat juga hal-hal yang perlu diperhatikan oleh Grameds, khususnya mengenai format penulisan kutipan yang benar. Format penulisan ini berlaku baik untuk menulis kutipan langsung atau menulis kutipan tidak langsung. Berikut pemaparannya.

  • Menulis nama penulis dari sumber kutipan

Jika tidak bisa menemukan penulis asli dari sumber kutipan, dapat menuliskan nama penerbit atau nama organisasi yang menulis sumber kutipan. Berikut contoh dari penulisan nama penulis sumber kutipan:

    • Sumadiria (2005)
    • Oxford Paperback Dictionary (1979)
  • Tata cara penulisan sumber kutipan

Setidaknya terdapat 4 cara yang bisa terapkan dalam menulis sumber kutipan. Penulisan kutipan ini bergantung apakah Grameds ingin mencantumkan halaman di mana kutipan tersebut diambil atau tidak. Berikut contoh dari 4 penulisan sumber kutipan:

    • Djuraid (2007)
    • Djuraid (2007:19)
    • (Djuraid, 2007)
    • (Djuraid, 2007:19)
  • Meletakan sumber di akhir kalimat

Cara penulisan tersebut merupakan cara yang umumnya digunakan dalam menulis kutipan. Grameds juga bisa menggabungkan sumber dengan kalimat penulisan. Berikut kedua contoh dari kedua penulisan kutipan:

“Media pembelajaran adalah segala bentuk alat fisik yang dapat menyajikan pesan untuk belajar baik melalui buku, film, kaset, dan media pendidikan lainnya” (Briggs, 1970), atau;

Briggs (1970), mengungkapkan pendapat yaitu “media pembelajaran adalah segala bentuk alat fisik yang dapat menyajikan pesan untuk belajar baik melalui buku, film, kaset, dan media pendidikan lainnya.”

  • Mengutip 2 penulis sumber kutipan

Ada kalanya Grameds menemukan 2 penulis yang mengarang tulisan sumber kutipan. Jika menemukan kasus tersebut, Grameds cukup menambahkan tanda “dan” (&) di antara kedua penulis. Selebihnya, bisa mengikuti kaidah yang sebelumnya sudah dijelaskan. Berikut contoh penulisannya:

Doug Newson & James A. Wollert (1985:11), mengatakan “berita adalah apa saja yang ingin dan perlu diketahui orang atau lebih luas lagi oleh masyarakat.”

  • Mengutip tulisan yang sudah dikutip sebelumnya

Terkadang, penulis mengutip tulisan dari penulis lain di dalam tulisannya. Dalam situasi ini, Grameds bisa menyatakan bahwa kutipan ini telah dikutip oleh penulis lain. Berikut cara penulisannya:

“Berita merupakan laporan tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi yang ingin diketahui oleh umum, dengan sifat aktual, terjadi di lingkungan pembaca, mengenai tokoh terkemuka, akibat peristiwa tersebut berpengaruh terhadap pembaca.” (Nasution, dikutip dalam Aliet, 2008).

  • Mengutip banyak sumber berbeda

Grameds juga bisa mengutip 2 sumber berbeda, dan memasukkannya ke dalam satu kalimat yang sama. Caranya adalah dengan memisahkan kedua sumber dengan tanda “titik koma” (;), serta mengurutkannya berdasarkan abjad. Berikut contoh penulisannya:

“Uang merupakan sesuatu yang lazim dipakai dalam bertransaksi atau alat penukar, serta mempunyai kemampuan dalam mentransformasikan serta mengubah dunia sosial terhadap dunia aritmatik dan digunakan sebagai sarana reifikasi paling murni.” (A. C. Pigou, 1949; Georg Simmel, 1900).

Cara Menulis Kutipan Langsung

Seperti yang sudah dibahas, kutipan langsung memiliki 2 jenis dalam penulisannya, yaitu kutipan langsung panjang dan kutipan langsung pendek. Keduanya juga memiliki cara penulisannya sendiri, dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan Grameds dalam menulis 2 jenis kutipan tersebut. Berikut pemaparannya.

1. Penulisan Kutipan Langsung Panjang

Yang perlu diperhatikan dalam menulis kutipan langsung panjang adalah format penulisannya. Berikut merupakan hal-hal yang perlu terapkan dalam menulis kutipan langsung panjang:

  • Spasi berbentuk spasi tunggal.
  • Kutipan tidak disatukan ke dalam teks, melainkan ditulis secara terpisah.
  • Penulisan kutipan tidak menggunakan tanda petik.
  • Penulisan sumber kutipan hanya perlu menyebutkan nama pengarang, tahun terbit, serta halaman jika diperlukan.
  • Penulisan teks dibuat menjorok ke dalam.

Untuk memperjelas format penulisan kutipan langsung panjang, berikut adalah contoh teks dari gaya penulisan terkait:

Informasi mengenai alam laut belum sebanyak informasi yang didapatkan di alam daratan, karena betapa luasnya permukaan laut. Hal ini sesuai dengan pernyataan sejumlah ahli (Austin, 1988; Prager dan Earle, 2000). Mereka mengatakan:

Lautan merupakan habitat terbesar dunia yang di dalamnya masih tersimpan banyak rahasia yang belum terungkap. Laut menutupi lebih dari dua per tiga atau tujuh puluh persen permukaan bumi. Luas keseluruhan wilayah laut yang menutupi bumi adalah 3,61 x 108 km2, dengan kedalaman rata-rata 3.800 m dan menyediakan sekitar 97 persen dari keseluruhan ruang kehidupan di bumi. 

2. Penulisan Kutipan Langsung Pendek

Kutipan langsung pendek juga memiliki format penulisannya tersendiri, yang berbeda dengan cara menulis kutipan langsung panjang. Berikut penjelasan tata cara penulisan kutipan langsung pendek yang bisa Grameds terapkan:

  • Sumber kutipan disatukan atau berada sejajar dengan teks.
  • Penulisan kutipan wajib menggunakan tanda petik.
  • Penulisan sumber kutipan dapat diletakkan di awal maupun akhir tulisan. Jika menulis sumber di awal kalimat, nama penulis diletakkan di luar tanda kurung. Jika menulis sumber di akhir kalimat, nama penulis diletakkan di dalam tanda kurung beserta tahun serta nomor halaman.

Di bawah ini merupakan contoh penulisan kutipan langsung pendek untuk memperjelas cara penulisan jenis kutipan ini:

Kata teknologi bisa menjurus ke topik kesenian, sebagaimana penjelasan dari Capra (2004), yaitu “teknologi merupakan salah satu pembahasan sistematis seni terapan atau pertukangan. Hal ini lebih mengacu pada literatur Yunani menyebutkan tentang Technologia yang berasal dari techne kata, yang artinya wacana seni.”

Cara Menulis Kutipan Tidak Langsung

Seperti halnya dengan cara penulisan kutipan langsung, kutipan tidak langsung juga memiliki sejumlah kaidah yang perlu diperhatikan agar tidak salah dalam menulis. Seperti yang sudah disebutkan, Grameds memiliki 2 opsi untuk menulis kutipan tidak langsung, yaitu dengan melakukan parafrase atau menyimpulkan isi dari sumber kutipan.

1. Cara Melakukan Parafrase untuk Kutipan Tidak Langsung

Parafrase adalah metode untuk menulis ulang suatu kalimat atau paragraf, tanpa menghilangkan isi maupun makna yang terkandung di dalam teks, dalam kasus ini, sumber kutipan. Grameds mengganti struktur kata beserta diksi di dalamnya, tanpa mengganti arti yang ingin disampaikan penulis.

Berikut adalah contoh jika ingin mencoba melakukan parafrase untuk kutipan tidak langsung:

Teks asli:

“Orang dewasa adalah seseorang yang telah menyelesaikan pertumbuhannya dan siap menerima kedudukannya di dalam masyarakat bersama dengan orang dewasa lainnya.” (Elizabeth Hurlock, 1991).

Teks setelah melakukan parafrase:

Berdasarkan pemikiran Elizabeth Hurlock (1991), dapat disimpulkan bahwa orang dewasa merupakan orang yang sudah mengakhiri proses perkembangan dan pertumbuhan, serta mampu hidup berdampingan dengan orang dewasa lainnya dalam kehidupan sosial masyarakat.

2. Cara Merangkum untuk Kutipan Tidak Langsung

Seperti yang Grameds tahu, merangkum adalah proses untuk mengambil inti dari sebuah teks maupun percakapan, dan menghilangkan penjelasan-penjelasan yang dianggap kurang penting serta tidak memiliki pengaruh apapun kepada inti dari informasi terkait.

Di bawah ini, bisa melihat contoh dari proses merangkum sumber kutipan, untuk menulis kutipan tidak langsung.

Teks asli:

“Komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang saling pengaruh mempengaruhi satu sama lainnya, sengaja atau tidak sengaja. Tidak terbatas pada bentuk komunikasi menggunakan bahasa verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi muka, lukisan, seni, dan teknologi.” (Shannon & Weaver, 1949)

Teks setelah dirangkum:

Shannon & Weaver (1949), berpendapat bahwa komunikasi adalah interaksi manusia untuk mempengaruhi satu sama lain, menggunakan berbagai medium dalam prosesnya. 

Cara Menulis Kutipan dari Internet

Pada dasarnya, tidak disarankan untuk mengambil sumber kutipan dari internet, terlebih untuk keperluan tulisan ilmiah. Grameds mungkin sudah tahu, bahwa tidak semua tulisan di internet berasal dari sumber yang valid dan dapat dibuktikan kebenarannya.

Meskipun begitu, masih ada sejumlah website yang dapat dibuktikan kebenarannya, sehingga bisa dijadikan sumber untuk mengutip tulisan. Jika Grameds berhasil menemukan website terkait, berikut cara menulis kutipan yang berasal dari internet.

  • Memastikan ulang bahwa website tersebut memiliki informasi valid untuk karya ilmiah. Ini tetap harus dilakukan agar karya ilmiah tidak memiliki kesalahan dalam penyampaian informasi.
  • Mencari nama penulis serta tahun tulisan dimuat dalam website tersebut. Nama penulis ini nantinya akan menjadi sumber penulis yang dicantumkan ketika mengutip tulisan dari website tersebut.
  • Selebihnya, proses pengutipan sumber dari internet sama dengan mengutip tulisan dari karya ilmiah lain. Berikut salah satu contoh dari menulis kutipan yang sumbernya berasal dari internet:

Penyerangan Rusia terhadap Ukraina membawa dampak bagi harga minyak dunia. Hal ini selaras dengan pernyataan Siladitya Ray (2022), yang mengungkapkan bahwa pasar saham global terus diguncang oleh konflik yang semakin dalam di Ukraina, sementara harga minyak mentah global sempat mencapai level tertinggi 14 tahun.

Tujuan dan Alasan Mengutip

Sejauh ini, kita sudah mempelajari cara menulis kutipan langsung dan tidak langsung dengan benar. Tetapi, Grameds mungkin berpikir, untuk apa mengutip tulisan lain? Apakah kita tidak bisa menulis karya ilmiah hanya dengan pemikiran kita sendiri?

Percaya atau tidak, mengutip memiliki beberapa alasan dan tujuan, di mana semuanya akan berguna untuk membantu mempermudah proses penulisan karya ilmiah. Jika dikerucutkan, tujuan maupun alasan untuk mengutip tulisan lain terbagi menjadi 2. Berikut penjelasan singkat terkait alasan dan tujuan dalam mengutip.

  • Mengutip tulisan dengan tujuan untuk menunjang fakta, konsep, serta gagasan yang ada di dalam karya ilmiah, dengan menggunakan fakta-fakta lain sesuai dengan topik bahasan tulisan.
  • Mengutip tulisan dengan alasan menambah penjelasan yang ada di dalam karya ilmiah. Hal ini tentunya menyesuaikan dengan topik yang sedang dibahas. Penambahan penjelasan bisa diletakkan secara langsung di dalam teks, maupun di catatan kaki.

Pembuatan Daftar Pustaka

Ketika kita mengutip dari suatu karya ilmiah, kita wajib menuliskan sumber lengkap dari mana kita mengutip pernyataan tersebut di dalam daftar pustaka. Ini adalah sesuatu yang tidak boleh dilewatkan di akhir proses penulisan karya ilmiah. Jika Grameds tidak menuliskan daftar pustaka secara lengkap terkait hasil kutipan yang diambil, akan ada kemungkinan untuk dianggap memalsukan fakta, karena sumber penulisan tidak begitu jelas dan tidak dapat dibuktikan benar atau tidaknya.

 Cukup sekian artikel pembahasan mengenai cara menulis kutipan langsung dan tidak langsung. Semoga dengan artikel ini, Grameds bisa meminimalisir atau bahkan menghilangkan kesalahan dalam mengutip sebuah tulisan untuk keperluan karya ilmiah.

Tentu, masih banyak lagi pengetahuan-pengetahuan lain, dari kami, Gramedia, #SahabatTanpaBatas, yang ingin kami berikan kepada Grameds. Jika berminat memperdalam ilmu pengetahuan di bidang apapun, Grameds bisa mengunjungi situs www.gramedia.com untuk mencari buku-buku sesuai minat dan ketertarikan.

Penulis  :  Adrianto Sukarso
Sumber :  https://www.gramedia.com/literasi/cara-menulis-kutipan-langsung-dan-tidak-langsung/
Oleh      :  Firda Arum

Minggu, 24 April 2022

 CARA MENULIS DIALOG PADA CERPEN/NOVEL


Dalam sebuah cerpen, tentunya tidak mengenakkan jika keseluruhannya terdiri dari narasi ataupun deskripsi panjang yang tak ada habisnya. Tentunya pembaca akan bosan dengan isi cerpen seperti itu.
Adanya dialog dalam sebuah cerpen membuat cerpen menjadi lebih hidup.  Upaya penulis untuk menunjukkan (showing) dalam cerpennya, mengajak pembaca untuk masuk ke dalam cerita, memahami setiap karakter tokoh cerita.
Dialog? Apa sih yang dimaksud dengan dialog? 
Dialog adalah percakapan antar dua orang atau lebih, yang disajikan baik secara lisan atau tulisan pada sebuah karya seperti Novel, Sandiwara, cerita dan sebagainya.
Menurut jenisnya, ada dua jenis dialog pada cerita (cerpen/novel), yaitu:

1. Dialog Aksi.

Dialog Aksi adalah dialog atau percakapan yang diikuti oleh aksi atau tindakan orang yang mengucapkan percakapan, dan tidak diikuti oleh frasa untuk menginformasikan identitas orang yang mengucapkan percakapan.

Contoh: “Aku sayang Bunda!” Merangkul dan memeluk bundanya dengan penuh kasih sayang.

Bia mencium gemas adiknya. “Lucu banget si kamu.”

2. Dialog Tag

Dialog Tag adalah dialog atau percakapan yang diikuti dengan frasa untuk menginformasikan identitas orang yang mengucapkan percakapan.

Kata-kata yang biasa digunakan untuk dialog tag antara lain: ucap, kata, tanya, jawab, bentak, sindir, cela, teriak, panggil dan seterusnya.

Contoh: “Lepaskan!” teriak Lastri, menangis sesenggukan.

Adik berlari, “Pulangnya beli kue ya!” pintanya pada sang kakak yang akan berangkat kerja.

Lalu bagaimana cara menulis dialog yang tepat? Mari kita bahas bersama!

Menulis dialog itu mudah saat kita tahu aturan yang mengikutinya. Apa saja aturan tersebut:

1. Menggunakan tanda petik dua (“) sebelum dan sesudah tanda baca di akhir dialog.

Contoh: (a) Harumnya.”  (b) Enak ya makanannya?”

Setelah tanda petik pembuka tidak perlu diberi spasi.

Antara tanda baca di akhir dialog dengan tanda petik penutup juga tidak perlu diberi spasi.

Antara petik penutup dengan kata yang berikutnya harus diberi spasi.

2. Setelah tanda petik dua (“) pada awal dialog. Huruf pertama pada kata pertama menggunakan huruf Kapital.

Contoh: “Cantik!” kata Laras tersenyum.

“Ayah sayang kamu.” Memeluk erat sebuah pigura.


Penggunaan tanda titik (.) di akhir dialog.

Tanda titik (.) di akhir dialog diletakkan sebelum tanda petik tanpa diberi spasi. Narasi berikutnya diawali dengan huruf kapital.

Contoh:

Salah  : “Aku yakin kamu penulisnya”.

Benar  : “Aku yakin kamu penulisnya.” Dodi menyatakan pendapatnya.


Jika narasinya berada di awal, maka penulisannya seperti berikut.

Contoh:

Salah  : Dodi menyatakan pendapatnya, “Aku yakin kamu penulisnya.”

Benar  : Dodi menyatakan pendapatnya. “Aku yakin kamu penulisnya.”


Penggunaan tanda koma (,), seru (!) dan tanya (?) di akhir dialog.

Tanda koma (,), seru (!) dan tanya (?) di akhir dialog diletakkan sebelum tanda petik tanpa diberi spasi. Kalimat tag setelahnya diawali dengan huruf kecil.


Penggunaan tanda koma (,)

Biasanya, digunakan bersamaan dengan dialog tag. Apa itu dialog tag?

Dialog tag adalah frase yang mengikuti dialog. Fungsinya menginformasikan si pengucap kepada pembaca. Selain itu, dialog tag digunakan apabila dialog tersebut isinya tentang pengungkapan sesuatu. Di awali dengan huruf kecil setelah tanda petik. Dan di tandai dengan : “ujar, kata, pekik, sambung, tukas, ungkap, dan lain sebagainya.”

Salah  : “Sebenarnya bukan dia yang merusak”, Ucap Dodi.

Salah  : “Sebenarnya bukan dia yang merusak,” Ucap Dodi.

Salah  : “Sebenarnya bukan dia yang merusak”, ucap Dodi.

Benar  : “Sebenarnya bukan dia yang merusak,” ucap Dodi.

Jika kalimat tag ada di depan, maka penulisannya seperti ini:

Dodi berucap, “Sebenarnya bukan dia yang merusak.”


Penggunaan tanda seru (!)

Salah  : “Jangan berisik”! teriak Bobi.

Benar  : “Jangan berisik!” teriak Bobi.


Penggunaan tanda tanya (?)

Salah  : “Mengapa kau tega padaku”? tanyaku lirih.

Benar  : “Mengapa kau tega padaku?” tanyaku lirih.

Benar  : “Mengapa dia tega meninggalkanku sendiri?” Ranti terus bertanya pada dirinya sendiri.


Penggunaan ellipsis/ titik tiga (…)

Tanda ini biasanya digunakan untuk memberikan jeda pada dialog. Sebelum dan sesudah tanda ellipsis harus diberi spasi.

Elipsis di belakang dialog dan tanpa narasi lagi. Titik terakhir (keempat) sebagai titik akhir kalimat.

Contoh 1 : “Jangan membohongiku lagi. Kumohon ….”

Elipsis ada di belakang dan tidak ada narasi lagi.

Kok titiknya ada 4? Karena titik yang terakhir (keempat) perupakan tanda baca di akhir kalimat pernyataan.

Contoh 2 : “Jangan membohongiku lagi. Kumohon …” ujar Ranti pelan.

Nah, ini adalah contoh ellipsis yang berada di belakang dan masih ada narasi lagi setelahnya.


Penggunaan tanda dash (-) dalam dialog.

Tanda ini biasanya digunakan untuk dialig yang terputus-putus atau terpotong.

Contoh 1  :

“Ti-dak. Bukan aku yang ingin berpisah denganmu,” jawab Ranti terputus-putus.

Contoh 2  :

“Jadi be-” jawab Ranti terpotong karena Rio lebih dulu menyela ucapannya.


Penggunaan nama dan atau nama panggilan dalam dialog.

Contoh 1  : “Aku yakin pasti Dia tahu,” ucap Doni mantap.

Contoh 2  : “Aku yakin pasti dia merasakan juga,” balas Ranti lirih.

Perhatikan contoh 1 dan 2!

Pada contoh 1, kata “Dia” diawali dengan huruf kapital. Mengapa? Karena orang yang dimaksud berada di sana atau terlibat dalam percakapan tersebut.


Sedangkan pada contoh 2, kata “Dia” diawali dengan huruf kecil. Hal ini menunjukkan bahwa orang yang dimaksud tidak berada di sana atau tidak terlibat dalam percakapan secara langsung.


Penggunaan kata “kan” dalam dialog.

Perhatikan contoh di bawah ini.

Contoh :

“Dia itu bosmu, kan?”

Perhatikan cara meletakannya. Tak jarang kita menemukan kalimat seperti ini dalam beberapa cerita.

Letakkan tanda (,) sebelum menulis kata “kan” dalam dialog.


Demikian beberapa contoh penulisan dialog dan penggunaan tanda bacanya dalam karya fiksi.


Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Salam literasi!

Sabtu, 23 April 2022

HAKIKAT REJEKI

HAKIKAT REZEKI 

Yang kerja keras belum tentu mendapat banyak. 
Yang kerja sedikit belum tentu mendapat sedikit. 
Karena sesungguhnya sifat Rezeki adalah mengejar, bukan dikejar. 
Rezeki akan mendatangi hanya kepada orang yang pantas didatangi.
Maka, pantaskan dan patutkan diri untuk pantas di datangi, atau bahkan dikejar rezeki. 

Inilah hakikat ikhtiar… Setiap dari kita telah ditetapkan rezekinya sendiri-sendiri. Karena ikhtiar adalah kuasa manusia, namun rezeki adalah kuasa Allah Azza Wajalla. Dan manusia tidak akan dimatikan, hingga ketetapan rezekinya telah ia terima, seluruhnya. 

Ada yang diluaskan rezekinya dalam bentuk harta, Ada yang diluaskan dalam bentuk kesehatan, Ada yang diluaskan dalam bentuk ketenangan, keamanan, Ada yang diluaskan dalam kemudahan menerima ilmu, Ada yang diluaskan dalam bentuk keluarga dan anak keturunan yang shalih, Ada yang dimudahkan dalam amalan dan ibadahnya. Dan yang paling indah, adalah diteguhkan dalam hidayah Islam.


Hakikat Rezeki bukanlah hanya harta, rezeki adalah seluruh rahmat Allah Ta’ala. 

Ada 8 jenis rezeki dari Allah Ta'ala, yaitu: 

1. Rezeki Yang Telah Dijamin. 

‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ 

"Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya.” (Surah Hud : 6). 

2. Rezeki Karena Usaha. 

‎وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى “

Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya.” (Surah An-Najm : 39). 

3. Rezeki Karena Bersyukur. 

‎لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ 

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.” (Surah Ibrahim : 7). 

4. Rezeki Tak Terduga. 

‎وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ 

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberi nya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (Surah At-Thalaq : 2-3). 

5. Rezeki Karena Istighfar. 

‎فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا 

“Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.” (Surah Nuh : 10-11). 

6. Rezeki Karena Menikah. 

‎وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ 

“Dan nikahkanlah orang-orang yg masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan ke- cukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya.” (Surah An-Nur : 32). 

7. Rezeki Karena Anak. 

‎وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ 

"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.” (Surah Al-Israa’ : 31). 

8. Rezeki Karena Sedekah  ‎

مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً 

“Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sodaqoh), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.” (Surah Al-Baqarah : 245).

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan.
Hidup akan menjadi bermakna jika kita mau berbagi.

  LAPORAN TAHUNAN TIM PEMBINA USAHA KESEHATAN SEKOLAH KECAMATAN BENDOSARI TAHUN 202 3         OLEH TIM PEMBINA USAHA K...