Tampilkan postingan dengan label PUISI GURU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI GURU. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 November 2022

HARI GURU NASIONAL 2022:

Setiap Insan adalah Guru

Oleh : Dwi Trisny


ENGKAULAH SANG GURU ...


Setiap insan tercipta dengan segala kesempurnaanya.

Ada akal dan budi yang menyertai keberadaannya di alam semesta.


Dengan akalnya, dia bisa mengelola budi pada dirinya  untuk menjadi pribadi yang bermartabat.

Dengan akalnya, dia mampu mendewasakan diri dan orang-orang yang ada di sekitarnya untuk menjadi insan yang bermanfaat.

Manfaat bagi diri sendiri

Manfaat bagi sesama insan

Manfaat bagi seluruh makhluk hidup

Manfaat bagi lingkungan sekitar


Ya, setiap insan adalah GURU

Membentuk pribadi sendiri agar menjadi lebih baik dan terus lebih baik lagi.

Membentuk orang-orang di sekitar agar menjadi insan berbudi pekerti.


Guru, bukan hanya yang berseragam PGRI. 

Bukan pula yang hanya menyampaikan ilmu pengetahuan di lembaga-lembaga pendidikan.

Namun ...

Guru adalah setiap insan yang mau menyampaikan pembelajaran positif.

Baik kepada diri sendiri maupun orang lain. 

Tak harus banyak

Tak harus tinggi

Cukup sekedar dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik.



Engkaulah sang guru 

Penyampai berbagai perubahan baru. 

Kepada para generasi penerus

Menuju zaman yang terus maju


Jumat, 25 Nopember 2022

@hlmkantorbupatiskh

#dwitrisny

Sabtu, 27 November 2021

Puisi "GURU"

Guru', satu kata berjuta makna. 
Tahun 2021, kembali diperingati Hari Guru Nasional (HGN) yang ke-76. 

Masih dalam suasana keprihatinan yang begitu dalam atas apa yang melanda dunia pendidikan sejak merebaknya virus Covid-19. 

 Jerit tangis para siswa, guru dan orang tua tak teruraikan dengan kata-kata. Semua berharap bahwa pendidioan dapat kembali terlaksana secara normal. 

Puisi berikut adalah suara hati seorang pengawas TK/SD/SDLB Kecamatan Bendosari yang baru saja memasuki masa purna tugasnya. Namun, meskipun sudah purna, Beliau masih dengan antusias yang tinggi, berbagi ilmu dan motovasi kepada siapa saja. 

 Salut Pak Em Je (begitu panggilan akrannya). Selamat menikmati masa purna tugas, semoga selalu diberikan kesehatan dan terus semangat menebarkan virus-virus litetasi kepada kami. 

*GURU
 Karya: MJ. Hari Marsongko 

 Guru ... 
 Jasamu besar tak tertakar 
 Ilmumu luas tak terkira
 Hatimu lembut penuh kasih 
 Suaramu menggema di angkasa 
 Mampu membelah bentang langit 
 Menggetarkan samudra luas dan bukit 

Guru ... 
Dengan tangan lembutmu 
Kau tuntun setiap anak bangsa 
Menulis, membaca, menjelajahi dunia seisinya 
Kau bukakan pintu hati mereka 
Untuk mengerti tata krama beretika 

Guru ...
Kau sulut bara di dada 
Kau bakar nyali perwira 
Kau kobarkan semangat 
Kau getarkan sendi-sendi raga 
Untuk berjuang menjadi insan berguna 

Guru ... 
Semangatmu tiada tara 
Nyalimu besar membahana 
Mampu meruntuhkan dunia 
Kibasan rambut putihmu 
Membuat nurani menggelepar 
Terkapar tak berdaya Merenung menatap masa depan 

Guru ... 
Kau tanamkan benih kebenaran 
Kau tularkan berbagai bidang keilmuan 
 Kau tauladankan kebaikan-kebaikan 
Kau ukirkan nilai-nilai spiritual 
Kau bangun nilai-nilai sosial 
Dengan penuh kasih sayang 

Guru ... 
Ketika kau melihat 
 Ketika kau dengar 
Putra didikmu berjaya 
Engkau tersenyum bangga 
Namun ... 
Saat kau dengar kabar 
Keberuntungan belum berpihak padanya 
Hatimu turut menitikkan duka dan derita 

Guru ... 
Kau tak mengajarkan korupsi 
Kau tak mengajarkan mencuri 
Kau tak mengajarkan dholim 
Kau hanya mengajarkan perilaku terpuji 
Pada putra didik 

Guru ... 
Ketika putra didikmu berlaku tak terpuji 
Kau menangis teramat dalam 
Kau sisipkan tanya 
Mengapa? 
Darimana? 
Mereka meniru perilaku siapa? 
Lalu engkau terdiam, beristigfar 
Memohon ampunan pada Tuhan 

Guru ... 
Kau juga tak mengajarkan sikap serakah 
Tapi kau termakan oleh keserakahan mereka
Kau tak mengajarkan sikap pembenci 
Tapi justru kau terkena kebencian mereka 
Kau selalu mengajarkan sikap pemaaf 
Tapi mengapa ada di antara mereka yang tak pemaaf 

Guru ... 
Kau mendidik dan mengajarkan 
Agar menjadi pemimpin yang baik 
Tapi mengapa justru kau terdampak oleh sikap yang tak peduli 

Guru ... Oh guru 
Jasamu tiada tara 

Renungan_mj hari marsongko 
 03.24 WIB 26 November 2021

Lihat juga tayangan pembacaan puisinya di you tube



Rabu, 27 Mei 2020

PUISI GURU

Halo sahabat blogger... 
Apa kabar semua? Semoga senantiasa dalam keadaan sehat dan tetap semangat.
Adakah orang yang tidak mempunyai guru? Guru di sini bukan hanya seseorang yang mentransfer ilmu pengetahuan di lingkungan sekolah saja. Tetapi guru dalam arti luas, yaitu siapa saja yang memberikan ilmu baru, hal baru, yang membawa perubahan pada diri kita menuju hal yang lebih baik.
Yups, kali ini saya akan sajikan kumpulan puisi untuk mengenang jasa para guru kita ya...
Selamat membaca.... 


GURUKU  YANG  TERSAYANG

Guruku yang tersayang
Kau sambut kehadiranku di depan pintu gerbang 
Dengan wajah ceria dan senyum mengembang 
Dan kedua tangan terbentang

Hatiku senang bukan kepalang
Segera kuturun dari sepeda usang
Setia menemaniku sekolah hingga sekarang
Kuucap salam dengan suara lantang

Pembelajaran kuikuti dengan hati riang
Dari pagi sampai siang
Hingga terdengar lonceng berdentang
Saatnya sekolah untuk pulang
    


NASIHAT  GURU

Anakku, lihatlah aku datang sudah
Tapi aku tak membawa mobil mewah 
Juga tak membawa sejumlah rupiah

Aku hanya punya sekeping jiwa 
Yang penuh dengan kasih sayang 
Lebih berharga dari apapun jua

Anakku bangkitlah, Nak! 
Berjuanglah dengan sekuat tenaga 
Tunjukkan kepada dunia bahwa kau ada

Nak, kau harus bisa taklukkan
Gedung-gedung tinggi pencakar langit
Dengan mengikis kebodohan menjadi kecerdasan

Bangkit dari tidur panjangmu, Nak! 
Ulurkan tanganmu meraih mimpi
Kan kubimbing kau menggapai prestasi



PESAN  GURU

Dengan perlahan dan tertatih-tatih
Kau jalankan tugasmu penuh ikhlas tanpa pamrih
Sambil mulutmu selalu bergumam lirih
Merapalkan sederetan doa-doa pada Sang Pengasih

Kau didik anak-anakmu dengan gigih
Tak pernah membedakan dan pilih kasih
Tanpa merasa lelah maupun letih
Demi masa depan yang mereka raih

“Nak, rajinlah belajar dan berlatih!”
Begitu pesan yang selalu kau ucapkan bagaikan tasbih
Hingga kami tak lagi sanggup untuk berdalih
Hanya mampu ucapkan kata “Terimakasih”



GURU,  MAAF  DAN  TERIMA  KASIH

Begitu cepat waktu meninggalkanku 
Tak terasa perjumpaan telah berlalu 
Sangat cepat dan tak terasa

Semua menjadi memori dalam ingatan 
Menangis, mengingat masa-masa silam 
Sepanjang waktu penuh hari-hari yang indah

Mengukir canda, tawa dan kebahagiaan
Adakalanya engkaupun mengusap air mata
Atau menghiburku yang dalam duka

Kenapa kami baru memperhatikanmu, Guru?
Saat kini engkau telah tiada
Dipanggil oleh Sang Maha Kuasa

Maafkan kami guru
Yang telah menggoreskan tinta hitam di dalam hidupmu
Kami melupakan jasa-jasamu

Andaikan waktu dapat terulang
Kami berjanji akan memberikan yang terbaik
Patuh dan taat pada semua petuahmu

Saat kami tak mengerti, Guru yang akan menjelaskan 
Saat kami membuat kesalahan, Guru yang menasihati 
Saat kami mengingatmu, kini engkau telah tiada

Begitu besar perhatianmu pada kami
Jasamu akan abadi bersemayam di sanubari
Hanya kata maaf dan terima kasih persembahan kami





  LAPORAN TAHUNAN TIM PEMBINA USAHA KESEHATAN SEKOLAH KECAMATAN BENDOSARI TAHUN 202 3         OLEH TIM PEMBINA USAHA K...